panduan upload website ke hosting

Panduan web hosting - tutorial pengelolaan hosting & cpanel

Oktober 16, 2016 By Hadi Mahmud Leave a Comment

Saat ini banyak yang masih bingung bagaimana Cara Upload Website ke Cpanel? Saat ini CPanel berperan sangat penting bagi orang – orang yang memiliki sebuah Website. Namun, ada diantara mereka yang bingung bagaimana caranya untuk menggunakan CPanel tersebut, dan bahkan ada yang tidak mengetahui CPanel. Berikut ini kita akan membahas lebih dalam lagi mengenai CPanel.

CPanel merupakan sebuah web hosting control panel yang dimana ia saat ini merupakan yang paling populer di dunia. Fasilitas ini pun dapat memudahkan pemilik account – account hosting agar mereka dapat mengatur seluruh fasilitas web hosting yang dimilikinya atau yang dipunyai nya.

cara upload website ke cpanel

Berikut ini Cara Upload Website ke CPanel

1. Jika Anda belum login, Anda dipersilahkan untuk login dahulu ke CPanel tersebut, dengan mengetikkan: http://www.demohosting.com/cpanel atau dapat juga melalui http://www.demohosting.com:2082

cara upload website ke cpanel

2. Jika Anda sudah Login, silahkan Anda cari menu File Manager, lalu klik.

cara upload website ke cpanel

3. Jika sudah di klik, selanjutnya akan terdapat menu yang dimana Anda diminta untuk memilih 4 pilihan, silahkan Anda pilih menu Directory Selection lalu pilih “Web Root (public_html/www)” lalu silahkan Anda klik “Go”, seperti gambar dibawah ini :

cara upload website ke cpanel

4. Setelah itu akan muncul kotak, yang dimana kotak tersebut merupakan halaman file manager dengan directory yang dimana telah disesuaikan isinya sesuai dengan pilihan yang kita pilih tadi. Yang dimana nama folder ini ialah public.html, isi dari folder tersebut pun berbeda-beda tergantung pada hosting tersebut, bahkan terdapat beberapa hosting yang tidak menyertakan file apapun. Berikut ini contoh tampilan dari file manager tersebut :

cara upload website ke cpanel

5. Setelah itu, klik Menu Upload yang terdapat di bagian atas, seperti contoh berikut :

cara upload website ke cpanel

6. Selanjutnya, Anda akan titujukan ke menu baru, yang dimana menu tersebut meminta Anda agar Anda meng-upload sebuah file yang ingin Anda upload. Klik Browser, lalu cari file yang ingin Anda upload, lalu silahkan klik open. Contohnya seperti gambar dibawah ini :

cara upload website ke cpanel

cara upload website ke cpanel

7. Selanjutnya, silahkan tunggu proses upload tersebut, Anda dapat melihat proses nya di pojok kanan bawah halaman, dan jika proses tersebut sudah selesai, maka pasti akan muncul tulisan “complete” pada proses upload tersebut yang dimana tulisan tersebut berada di bawah proses upload itu. Contohnya seperti dibawah ini :

cara upload website ke cpanel

8. Terakhir, jika proses tersebut sudah muncul tulisan Complete, maka dipastikan website Anda sudah berhasil di upload ke CPanel tersebut. Anda dapat mengecek nya apakah benar website Anda sudah ter-upload atau belum 🙂

Untuk meng-upload file website dalam jumlah yang cukup banyak, ikuti panduan berikut:

  • Jika Anda ingin meng-upload file dalam jumlah yang cukup banyak namun tidak ingin bolak balik atau berulang – ulang meng-upload nya, Anda dapat meng-kompres file – file tersebut dalam bentuk .zip
  • Dengan itu, maka akan dipastikan Anda akan dapat menghemat waktu Anda bahkan Anda pun juga menghemat bandwidth Anda.
  • Anda dapat meng-kompres file – file Anda tersebut dengan menggunakan aplikasi seperti 7-zip, WinRAR, WinZip, dan lain sebagainya.
  • Jika Anda sudah meng-kompres file – file Anda tersebut, Anda dapat meng-extract nya di bagian menu File Manager.

Demikian panduan tentang Cara Upload Website ke CPanel ini, semoga Anda berhasil dalam melakukan langkah – langkah diatas.

Terima Kasih 🙂

Filed Under: Panduan Hosting, Web Hosting

September 2, 2013 By Hadi Mahmud Leave a Comment

Bagaimana cara mengaktifkan gzip compression? GZip merupakan salah satu tehnik kompresi yang cukup efektif. Untuk mengaktifkan GZip pada server hosting Anda, Anda perlu mengkompilasi ulang Apache pada server VPS atau Dedicated Server Anda. Untuk dapat melakukan tutorial ini, tentunya Anda harus memiliki akses root pada WHM. Jika Anda adalah reseller hosting, Anda tidak dapat mengaplikasikan tutorial ini. Segera order paket VPS Murah dan cPanel hosting kami untuk dapat mengaplikasikan tutorial ini.

Bagaimana cara Mengaktifkan Gzip Compression?

Silahkan login ke WHM Anda, lalu buka EasyApache dan centang pada “deflate”.

gzip compression

Lalu aplikasikan kembali setting tersebut ke WHM Anda. Pembahasan selanjutnya terkait dengan penggunaan GZip ini bisa Anda pelajari pada Cara Mempercepat Website.

Semoga Tutorial tersebut dapat membantu Anda.

Filed Under: Linux Server, Web Hosting

Juli 30, 2013 By Hadi Mahmud Leave a Comment

Filed Under: Web Hosting

Juni 6, 2013 By Hadi Mahmud Leave a Comment

Membuat subdomain dari domain utama kita dapat kita lakukan dengan hanya beberapa langkah saja maka sebuah subdomain akan tercipta. Namun banyak juga para pengguna layanan domain dan hosting yang masih kebingungan dalam membuat sebuah subdomain dari domain mereka sendiri. Di mana mereka biasanya akan meminta tolong pada customer support untuk menanyakan caranya atau mungkin saja untuk langsung membantunya untuk membuatkan sebuah subdomain. Ini bisa saja kita lakukan seperti demikian, namun yang perlu kita pikirkan adalah bagaimana jika customer support dari penyedia jasa tersebut tidak aktif, lalu apakah kita terpaksa menunggu untuk menanyakan permasalahan yang sebenarnya bisa kita atasi sendiri. Tentu ini akan membuang waktu kita untuk mengurus hal tersebut.

Bagaimana Cara Membuat SubDomain?

Nah untuk mengatasi permasalahan dalam membuat subdomain, maka tidak ada salahanya pada kesempatan kali ini untuk menjelaskan atau memaparkan langkah – langkah yang harus kita lakukan dalam membuat sebuah subdomain dari domain utama kita. Untuk itu berikut ini adalah langkah – langkah yang dapat kita lakukan :

  1. Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah login ke dalam Cpanel kita dengan cara ketik http://www.namadomain.com/cpanel kemudian tekan tombol enter.
  2. Bila sudah kita akan menjumpai beberapa kategori menu, cari kategori menu “Domain” kemudian klik submenu “Subdomain“.
  3. Bila sudah maka kita akan menjumpai form isian untuk memasukan nama subdomain yang akan kita buat dan tempat kita akan menyimpannya.
    Misalnya kita ingin membuat subdomain demo.dutaspace.com dan kita akan menyimpannya pada public_html. Bila sudah silahkan klik tombol create.
  4. Sampai di sini subdomain kita sudah berhasil kita buat.


Nah bila kita sudah mengetahui bagaimana membuat subdomain,tentunya kita bisa melakukannya sendiri. Namun bila diantara rekan – rekan semua yang ingin melakukan registrasi domain dengan cara yang cepat dan tidak membingungkan maka rekan – rekan semuanya dapat menggunakan layanan registrasi domain dari dutaspace.com. Hal ini kami sarankan karena untuk meregistrasikan domain di dutaspace.com kita selaku user tidak akan di hadapkan pada proses yang membingungkan dan memakan waktu yang banyak. Oleh karena itu segera registrasikan domain rekan – rekan semua di sini.

Filed Under: Web Hosting

Mei 25, 2013 By Hadi Mahmud Leave a Comment

Berbicara mengenai pengelolaan sebuah website, tentunya mau tidak mau kita akan di hadapkan dalam masalah Upload data dari komputer lokal kita ke web hosting yang Anda sewa. Upload data itu merupakan suatu proses pemindahan data dari komputer ke dalam virtual drive (internet). Ini dapat kita lihat secara nyata pada kasus pemindahan file – file atau data – data dari web kita ke hosting. Di mana kita akan memindahkan semua itu ke dalam tempat yang baru dan nantinya akan dapat diakses oleh siapa saja. Itu semua merupakan salah satu bentuk dari apa yang dinamakan upload data. Bila kita ingin mengetahui lebih lanjut maka akan banyak lagi yang bisa kita lihat dari bentuk apa yang disebut dari upload data tersebut. Namun kali ini kita akan memperdalam mengenai bagaimana kita mengupload data dengan web disk.

Cara Upload Data Dengan Web Disk

Tentu kita sudah mengetahui untuk melakukan upload data ke dalam akun hosting kita dapat kita lakukan dengan menggunakan beberapa aplikasi yang bisa kita gunakan, salah satunya adalah filezilla. Namun tahukah rekan – rekan semuanya bahwa untuk melakukan upload data kita masih bisa menggunakan aplikasi lain seperti fasilitas upload dari cpanel ataupun dengan web disk. Mungkin rekan – rekan semuanya tidak terlalu paham dengan apa itu web disk. Web disk merupakan salah satu fasilitas yang tersedia di dalam cpanel yang bisa kita gunakan untuk memindahkan data atau file dengan cara drag dan drop dari komputer kita ke dalam akun hosting kita. Nah tanpa perlu berbicara panjang lebar lagi maka berikut ini adalah cara yang dapat kita gunakan untuk melakukan upload data atau file:

  1. Langkah pertama yang kita lakukan adalah login ke akun cpanel kita dengan cara ketik www.namadomain.com/cpanel pada url browser kita kemudian enter.
  2. Selanjutnya masukan username dan password dari akun cpanel kita.
  3. Bila kita sudah masuk ke dalam halaman akun cPanel, lalu cari bagian ” Web Disk ” dan klik bagian tersebut.
  4. Setelah itu akan muncul halaman dimana kita akan memilih username yang akan kita gunakan untuk mengkases Web Disk tersebut
  5. Kemudian klik “Click Here” atau “Access Web Disk”
  6. Langkan selanjutnya adalah memilih operating system yang akan kita gunakan
    • Microsoft
    • Macintosh
    • Linux/BSD
  7. Pilih salah satu dari Operating System tersebut lalu klik “GO” setelah itu kita akan di suruh untuk download file kecil agar bisa akses ke Web Disk ini.
  8. Sampai disini maka web disk sudah bisa kita gunakan.


Sebagai catatan maka perlu rekan – rekan untuk mengetahuinya sebagai berikut:
[tick_list]

  • Bila kita menggunakan SSL, maka kita akan menemukan Security Warning dan sangat disarankan untuk memilih “YES” pada saat kita menemukan Security Warning.
  • Sangat menyarankan kepada rekan – rekan untuk menggunakan fasilitas Web Disk ini pada komputer rumah atau laptop yang digunakan untuk mengakses web disk ini adalah milik rekan – rekan sendiri ini bertujuan untuk pencegahan web disk kita digunakan oleh orang lain.

[/tick_list]

Filed Under: Web Hosting

Mei 16, 2013 By Hadi Mahmud Leave a Comment

Login ke cPanel? Apaan itu? Mungkin untuk Anda yang sudah terbiasa mengelola website istilah ini sudah tidak asing lagi. Namun untuk sahabat-sahabat dutaspace lainnya yang baru mengenal tentang apa itu hosting, domain, dsb; kadang masih bingung tentang cara login ke cpanel hosting yang sudah di ordernya.

Login ke cpanel merupakan langkah yang harus kita pahami dan ketahui dalam mengelola sebuah website. Melalui halaman cpanel inilah kita bisa melihat semua file website yang kita kelola. Dalam mengelola cPanel ini, beberapa sahabat dutaspace yang awam kadang masih sering melakukan kesalahan dalam melakukan akses ke halaman cpanel. Bagi sebagai sahabat pemula banyak beranggapan jika mengelola sebuah website cukup dari halaman admin saja. Itu memang tidak salah, namun lebih jauh dari itu perlu mengelola service lain seperti membuat account email, setting dbase, dsb yang semuanya itu dilakukan dari cpanel hosting Anda.

Langkah Mudah Login Ke Cpanel Hosting Anda!

Untuk mengatasi kesalahan dalam melakukan login ke cpanel hosting kita, dapat kita jelaskan mengenai bagaimana langkah – langkah yang bisa kita lakukan untuk itu. Baiklah, tanpa panjang lebar berikut ini adalah langkah – langkah yang harus kita lakukan untuk login ke dalam cpanel :

  1. Buka browser yang kita gunakan di komputer kita masing – masing.
  2. Ketikan “http://www.namadomain.com/cpanel” (tanpa tanda petik), pada url di browser kemudian enter
  3. Bila berhasil maka akan muncul gambar seperti berikut ini
    login ke cpanel
  4. Kemudian masukan username dan password kita pada kolom yang tersedia, kemudian tekan tombol login.
  5. Bila username dan password yang kita masukan sudah benar maka kita telah berhasil masuk ke dalam halaman cpanel.
  6. Namun dalam beberapa hal pada saat kita akan mengakses halaman cpanel, kita tidak akan menjumpai tampilan seperti di atas tersebut. Bila demikian segera hubungi team support dari penyedia layanan yang kita gunakan.

Nah bagaimana mudah bukan untuk login ke cpanel website kita?Anda dapat mengelola semua layanan yang ada di hosting Anda melalui halaman control panel Anda tersebut.

Mulai sekarang, kita dapat mengelola website kita secara optimal baik dalam mengetahui penggunaan space hosting, file – file yang tidak kita perlukan, dan waktu yang tepat untuk melakukan upgrade dari layanan hosting kita.

Untuk sahabat dutaspace yang belum memiliki hosting, Anda dapat order layanan Web Hosting Murah kami pada menu di atas. Jadi tunggu apa lagi segera order layanan hosting kami dan rekan – rekan tidak akan kecewa bila sudah menggunakannya.

Filed Under: Web Hosting

Mei 14, 2013 By Hadi Mahmud Leave a Comment

Space hosting merupakan kapasitas yang bisa kita gunakan dalam layanan hosting. Tentu diantara kita semua banyak yang mencari hosting dengan menggunakan patokan atau tolok ukur berdasarkan tiga faktor utama yaitu lokasi server hosting, diskspace atau space hosting, dan yang terakhir adalah harga. Di mana belum tentu dengan space hosting yang besar dapat memberikan jaminan bahwa layanan tersebut dapat memenuhi kebutuhan kita dalam jangka waktu yang lama. Karena perlu kita sadari keperluan kita dalam hal layanan akan meningkat seiring dengan apa yang kita capai. Untuk itu bila kita tidak bisa mengetahui seberapa besar kebutuhan kita dan tidak bisa untuk mengatur dalam penggunaannya maka semuanya akan terbuang sia – sia.

space hosting

Beberapa Langkah Memaksimalkan Space Hosting Anda!

Dalam layanan hosting yang perlu kita perhatikan dalam penggunaannya adalah space hosting. Karena bila kita ingin menggunakan layanan hosting dengan maksimal maka kita perlu memperhatikan space hosting yang kita gunakan dan apa saja yang akan kita upload ke dalamnya. Hal ini tentu merupakan hal yang sepele dan gampang untuk dilakukan namun banyak dari kita yang tidak pernah atau jarang untuk melakukannya. Untuk itu berikut ini adalah beberapa langkah yang bisa kita lakukan untuk mengatasi kejadian seperti yang telah disebutkan tadi :

  1. Cek space hosting yang telah kita gunakan.
    Hal ini bisa kita lakukan dengan cara masuklah ke halaman cpanel kita. Bila sudah maka pada category menu “File” klik Disk Space Usage, maka akan muncul tampilan yang menunjukan file atau folder mana saja yang banyak menggunakan space hosting.
  2. Hapus file – file yang tidak diperlukan.
    Setelah kita mengetahui folder mana yang menggunakan space hosting yang besar maka kita dapat melihat isi di dalam folder tersebut. Namun bila pada public html yang menggunakan space hosting yang terbesar maka kita harus selektif dan berhati – hati dalam menghapus file – file di dalamnya. Terutama file – file dari cms yang kita gunakan. Begitu juga pada direktori – direktori lainnya.
  3. Lakukan Upgrade layanan
    Bila kita telah melakukan dua hal tersebut namun masih juga sama maka ini berarti sudah saatnya untuk kita melakukan upgrade layanan ke yang lebih tinggi.

Dengan melakukan langkah untuk menggunakan space hosting agar menjadi maksimal maka kita juga secara tidak langsung belajar untuk mencegah kerusakan atau error yang muncul saat space hosting kita penuh. Pernahkah kita berpikir bagaimana bila hal itu terjadi apa yang akan terjadi pada website kita? Biasanya bila sudah demikian website tidak bisa menerima atau mengirim email, tidak bisa upload data atau file ke account hosting, dan muncul pesan error 500 (internal server error) di website kita. Untuk itu sebaiknya mulai saat memantau penggunaan space hosting kita dan kita juga nantinya dapat memutuskan tindakan yang cepat.

Filed Under: Web Hosting

Mei 8, 2013 By Hadi Mahmud Leave a Comment

Remote mysql tentu bila pertama kali kita mendengarnya kita akan bertanya – tanya melakukan remote yang bagaimana? Apa memangnya mysql dapat kita remote? Tenang istilah meremote kali ini bukan seperti melakukan remote seperti pada saat melakukan remote pada vps. Tetapi di sini lebih kepada melakukan remote pada pengolahan database seperti pada program xampp maupun phpmyadmin. Untuk melakukan remote ini kita memerlukan satu komponen lagi yaitu Heidi SQL. Apa Heidi SQL itu? Heidi SQL merupakan salah satu dari versi Interface MySQL. Bila biasanya menggunakan MySQL menggunkan command prompt, maka sekarang akan lebih mudah jika menggunakan Heidi SQL karena tinggal klik klik tombol saja dan apa yang kita inginkan sudah jadi. Di mana pada aplikasi XAMPP dan pada Cpanel sudah terdapat phpmyadmin, namun dengan Heidi SQL ini dapat kita jadikan salah satu solusi bila phpmyadmin tidak bisa kita akses.

Bagaimana Cara Remote MySQL Dengan Hiedi SQL?

Agar kita dapat melakukan remote mysql terhadat shared hosting atau vps hosting kita maka kita perlu melakukan beberapa langkah dalam mengkonfigurasi dari Heidi SQL. Berikut ini adalah langkah – langkah yang perlu kita lakukan :

  1. Tambahkan port 3306 sudah pada firewall, baik in maupun out untuk IPv4 dan IPv6
  2. Cek IP Address koneksi kita. Bila sudah masukkan IP tersebut ke dalam cPanel dengan cara login terlebih dahulu ke dalam cpanel kemudian cari Remote MySQL lalu Host (% wildcard is allowed).
  3. Kemudian kita tinggal menjalankan Heidi MySQL dan lita tinggal inputkan data – datanya ke dalam Heidi SQL.
  4. Perhatikan kolom hostname / IP, pada bagian yang harus kita isikan adalah nama domain yang akan kita remote.
  5. Pada bagian kolom user kita isi dengan username dari cpanel ataupun username databasenya.
  6. Di bagian kolom password, kita isi dengan password cpanel ataupun password username database.
  7. Kemudian langkah terakhir yang kita lakukan adalah dengan mengklik tombol save. Bila sudah kita bisa klik tombol open.

Nah bgaimana mudah bukan langkah untuk melakukan konfigurasi untuk remote mysql dengan heidi sql. Dengan demikian kini kita tidak hanya menggunakan aplikasi XAMMP ataupun phpmyadmin yang ada di cpanel saja untuk melakukan akses ke dalam database, tetapi sekarang kita juga bisa menggunakan Heidi SQL sebagai alternatifnya.

Filed Under: Web Hosting

Maret 27, 2013 By Hadi Mahmud Leave a Comment

Cara Instal cPanel – Untuk Anda yang menggunakan layanan VPS Murah USA atau VPS Indonesia dan menginginkan untuk menggunakan cPanel sebagai control panel webhosting Anda, saya rasa tidak terlalu khawatir tentang bagaimana cara untuk install cpanel/whm di Server Centos baik linux / Dedicated server.

Berikut Cara install cPanel di VPS / Server Centos Anda:

1. Silahkan buka SSH dengan menjalankan PUTTY


2. Matikan terlebih dahulu iptable VPS Anda, biar semua port kebuka, dengan perintah berikut :

chkconfig iptables off
service iptables stop

3. Syarat untuk menginstal cPanel, Anda harus matikan dulu SELINUX. SELinux atau Security Enhanced Linux ini mirip-mirip firewall.


Caranya : ketik nano /etc/selinux/config

# This file controls the state of SELinux on the system.
# SELINUX= can take one of these three values:
# enforcing – SELinux security policy is enforced.
# permissive – SELinux prints warnings instead of enforcing.
# disabled – No SELinux policy is loaded.
SELINUX=disabled
# SELINUXTYPE= can take one of these two values:
# targeted – Only targeted network daemons are protected.
# strict – Full SELinux protection.
SELINUXTYPE=targeted


Edit sesuai dengan yang di atas. Lalu tekan tombol CTRL+X, pilih “y”. Maka sudah tersimpan dan keluar.

Jika perintah nano tidak bisa, maka Anda harus instal dulu nano dengan mengetikkan : yum install nano

Jika sudah, kembali ke root dengan mengetikkan : cd /home


4. Sekarang saatnya untuk install cPanel. Ketikkan perintah berikut :

wget -N http://httpupdate.cpanel.net/latest
sh latest
/usr/local/cpanel/cpkeyclt


Jika muncul error : Fatal! Perl must be installed before proceeding!
Ketikkan : yum -y install perl

Ulang lagi langkah nomer 4.


Proses instalasi cPanel sudah berlangsung. Tunggu sekitar 2 jam untuk VPS USA dan 4-6 jam untuk VPS Indonesia. Pastikan koneksi Anda tidak putus nyambung, karena jika putus, maka SSH juga akan berhenti dan instalasi Anda akan berhenti. Maka jika begitu, Anda harus instal lagi cPanelnya dari awal.


5. Setelah instalasi selesai, silahkan buka : http://ipaddress:2086 lalu masukkan username (root) dan password vps Anda. Setelah itu ikuti step-step yang Anda. Khusus untuk pilihan NSD/BIND, pilihlah NSD.


Jika sudah selesai, maka cPanel Anda harus ditweaking dulu.


Selamat mencoba!

Filed Under: Linux Server, Panduan Hosting, Web Hosting

Maret 6, 2013 By Hadi Mahmud Leave a Comment

cpanel-control-panel

Apa itu Cpanel?


Pertanyaan mendasar tentang Apa itu cpanel sering kita jumpai pada sahabat-sahabat kita yang baru mengenal website. OK, Sebelum Anda membuat website, ada beberapa unsur website yang harus dipenuhi, silakan baca dulu tulisan pengertian website. Diagram dibawah ini akan mempermudah penjelasan tentang kegunaan Cpanel.

Apa kegunaan cpanel?


Kegunaan Cpanel Adalah sebuah aplikasi website yang terproteksi dan yang akan menghubungkan Anda dengan program-program pendukung website dalam sebuah web hosting. cPanel hanya bekerja dan berada di lingkungan operating system Linux sebagai jembatan untuk mempermudah pengelolaan website oleh pengguna website itu sendiri.


Web Developer akan faham cara membuat website dengan program pembuat website, semisal Adobe Dreamweaver, MS Frontpage, dll, sehingga menghasilkan file-file design berekstensi html, css, js, atau php. Dalam aplikasi yang kompleks tersebut juga menghasilkan file ekstensi sql hasil dari pengolahan database MySQL. Di era web 2.0, pengguna sudah menggunakan program aplikasi pendukung website, misal AppServ, Xampp, Wamp, dll dimana software server, MySQL, PHP sudah termasuk didalamnya.


Ketika sudah selesai membangun sebuah website di offline, web developer harus membeli domain name dan paket web hosting agar website bisa online di internet. DUTASPACE menyediakan domain name dengan ekstensi internasional (com, net, org, dll) dan juga ekstensi Indonesia (co.id, sch.id, dll). Sedangkan lokasi datacenter web hosting bisa memilih gunakan yang di Indonesia atau USA. DUTASPACE akan mengirimkan informasi aktivasi web hosting ke email web developer.


Cpanel ditampilkan dalam format web base, artinya bisa diakses melalui browser internet, semisal Internet Explorer, Firefox, Safari, dll. Fungsi Cpanel adalah sebagai jembatan perintah-perintah teknis ke program-program pendukung website yang berada di web server. Program pendukung website misalnya database MySQL, Apache/LiteSpeed, PHP, dll. Karena fungsinya sebagai jembatan, maka web designer bisa mengelola kebutuhan website. Beberapa diataranya adalah :


[tick_list]

  • Membuat/hapus alamat email
  • Menciptakan email forwarder
  • Membuat/hapus nama/user database MySQL
  • Upload file-file website dan database
  • Atur konfigurasi PHP
  • Melihat statistik pengunjung website
  • Konfigurasi keamanan (security) folder/website
  • Pengaturan sub domain/parkir domain dan tambahan domain (addon domain)
  • Install instan script website, misal wordpress, joomla, dll.
  • Dan banyak lagi. Tutorial-tutorial untuk masing-masing fungsi diatas bisa dilihat pada kategori Tutorial dalam web ini.

[/tick_list]


Tampilan Cpanel seperti gambar dibawah ini. Jika ingin demo, silakan kesini klik Demo Cpanel dan Web designer bisa membaca halaman Tutorial Cpanel.

Filed Under: Web Hosting

FOLLOW US ON

Copyrights © 2017